Main Menu

Kemadjoean Hindia

 
 

Aneka Kabar

[Kemadjoean Hindia 7 Desember 1923] Ditahan loear ! Dikabarkan batwa sekarang satoe ontwarp-ordonnantie sedang dibikin oleh Regeering, bermaksoed akan memberi kesempatan pada orang-orang hoekoeman krakal jang lama-lamanja tiga boelan, sesoedahnja habis bekerdja paksa sehari- hari bisa tinggal diloear boei. Maka karena atoeran ini akan perloe poela boeat membesarkan 30 boeah …


Kabar dari Djember.

[Koran Kemadjoean Hindia 5 Desember 1923] Djokotolee mengabarkan : Karena hendak memeras ra’jat, seorang toean tembakau di desa Renes ond. dist. Wirolegi (Djember) moedah sadja mentjari sebab-sebab, dengan mana ia tidak soeka memberi bajaran kepada (tidak terbaca) jang soedah memasoekkan tembakau goedangnja, sehingga meroegikan besar kepada mereka itoe. Lantaran kemelaratan …


Minta Audentie Leger Commandant.

[Koran Kemadjoean Hindia 4 Desember 1923] Seorang soldadoe Ambon, jang bernama Liklikwatie Julius. Inf 1e kl. Alg: Stb. No. 71470 Bataljon 16 Compagnie 1e nanti tt. 12-2-24, genap 18 th. selangnja didalam dienst Militair. Lagi 2 th. genap 20 tahoen, boeat dapat pensioen f 31.- lebih (tiga poeloeh satoe roepiah …


Bohong?

[Koran Kemadjoean Hindia 7 Desember 1923] Beberapa hari jang laloe sedatang kami dari bepergian ke Kedoengdjati kami soedah menoelis dalam soerat kabar ini, bahwa toean Moeso hendak mengoendoerkan diri dari staf redactie O. H. Maka pada beberapa hari sesoedahnja toelisan kita itoe dimoeat, ketika O. H. terbit, hilanglah nama toean …


Mendapat keringanan.

[Koran Kemadjoean Hindia 30 Nopember 1923] Dalam doea tahoen jang laloe moerid-moerid pada sekolah klas II jang soedah tammat sekolahnja diberi certificaat jang terzegel f 1.50. Menoeroet berita jang boleh dipertjaja atoeran itoe sekarang dioebah begini. a.) anak-anak jang keloear dari klas IV jang akan melandjoetkan sekolahnja pada sekolah jang …


Moesim hoedjan.

[Koran Kemadjoean Hindia 6 Desember 1923] Dari Pasoeroean correspondent kita menoelis : Pada hari malam Selasa j.l. di pendiaman penoelis, meskipoen hanja grimis (Jav.) sadja, soedah molai ada toeroen hoedjan, dan penoelis soedah bisa mentjita-tjita, bahwa sebagaian banjak, teroetama di desa-desa, orang-orang soedạh molai bersenang hati, sebab dia orang memang …


Translate »
You cannot copy content of this page