Main Menu

Djawa Tengah

 
 

Kabar dari Djokdja.

[Koran Djawa Tengah 15 Mei 1928] Kemaren malem pendoedoek dari Djokdja telah kasih slamet pada resident toean Jasper, berhoeboeng dengen iapoenja keangkatan sebagi gouverneur dari Djokdjakarta. Pada djam toedjoe liwat seprapat, rerotan jang ada diterangin dengen obor dan didoeloein oleh muziek, dari societeit ,,De Vereeniging” telah menoedjoe ka lapangan roemahnja …


Penahanan preventief jang terlaloe lama.

[Koran Djawa Tengah 27 April 1928] Atas pertanja’annja toean Abdul Firman gelar Maharadja Soangkoepon tentang penahanan preventief jang lama dalem pendjara di Sawahloento dan Medan dari tiga orang jang didakwa terdjangkit oleh angen-angen communistisch, pamerentah telah djawab seperti berikoet: Poetoesan atas voorstel-voorstel boeat interneer tiga orang terseboet tida lama lagi …


Perkara Dr. Joesoef.

[Koran Djawa Tengah 18 April 1928] Berhoeboeng dengen perkaranja Moerdjan, itoe pasirah di Palembang jang perkaranja telah diwartaken saben ada papreksaan Landraad, tadi pagi di depan Landgerecht Dr. Joesoef telah dihadepken berhoeboeng dengen itoe soerat keterangan jang ia bikin, di mana ia seboetken „kaloe itoe bekas pasirah soedah baik dari …


Peroesahan besar ada perloe boeat Indonesia.

[Koran Djawa Tengah 28 April 1928] Atas oendangannja Fonds dari Universiteit Leiden, baroe ini prof. G.L. Gonggrijp, hoogleeraar dalem ilmoe Koloniale Economie pada Sekola Dagang Tinggi (Handelshoogeschool) di Rotterdam soedah bikin bebrapa voordracht dan ia poenja lezing jang kalima ada tentang Volkscredielwezen di Indonesia. Dalem lezing itoe teroetama ia bitjaraken …


Hoekoeman boeat particulier sadja.

[Koran Djawa Tengah 15 Maei 1928] Di Batoe Bara, Sumatra Timoer dalem permoela’an boelan jang liwat oleh pembesar negri dikasi inget pada sekalian pendoedoek boeat tjat dan kapoer roemah-roemahnja, soepaja djadi bersi dan kaloe sampe achirnja April prentah tida ditoeroet, pendoedoek aken ditarik ka moeka pengadilan. Betoel sadja awalnja ini …


Oeroesan ,,terlaloe” rapi.

[Korang Djawa Tengah 2 Mei 1928] Sebagimana orang banjak soedah taoe, pengoeroesan dari belasting penghasilan negri di sini sedjak sedikit taoen soedah diatoer rapi sekali, hingga boleh di bilang tida ada satoe pendoedoek lagi, maski tinggal di podjok oetan, jang bisa diloepaken oleh toean toean padjek. Tapi kerapian itoe, menoeroet …


Translate »
You cannot copy content of this page