Main Menu

Hal Djaksa di Meester-Cornelis dan Bekassi.

[Koran Bianglala 15 April 1869]

Kapada Toewan redakteur soerat kabar Biang-Lala.

Dengan heiran saja batja toewan poenja soerat kabar No. 14, dari hal brandal sebab terlaloe banjak tiada betoel apa jang orang kasi kabar di sitoe.

Djika saja toeroet satoe persatoe apa jang tiada betoel tantoe djadi satoe tjerita pandjang dan tiada bergoena, tjoema saja mahoe terangken dari apa B. Baerah soeda toelis dari Djaksa di Meester-Cornelis.

Begimana orang jang toelis dengan itoe nama brani bilang dari Djaksa di Meester-Corelis itoe, terlaloe sekali orang heran.

Koetika toewan Assistent-Resident pergi di Bekassi , Djaksa di Meester-Cornelis tiada tahoe sekali-kali.

Koetika toewan Assistent-Resident soeda meninggal dan toewan kommies dateng kombali dari Bekassi baroe Djaksa di Meester-Cornelis dapat tahoe dari tjilakanja toewan Assistent-Resident; lantas djoega Djaksa ini sigra pergi ka Bekassi, dan koetika sampe di sana dia teroes pergi ka Tamboen djalan kaki, boewat tjari majitnja Toewan De Kuijper.

Ini samoewa saja tahoe betoel-betoel maka itoe saja brani kata itoe orang jang toelis pake nama B. Baerah misti preksa betoel-betoel doeloe sabelomnja toelis di soerat kabar.

Atawa saja rasa jaug dia toelis keliroe, barangkali dia hendak djadi toekang koedanja Djaksa di Meester-Cornelis; dan jang lain-lain dia toelis tentoe dari hal dirinja sendiri, sebab orang oekoer badjoe dengan badannja sendiri.

Dan lagi saja kasi tahoe sedikit sadja pada sobat-sobat jang soeka toelis-toelis di dalam soerat-soerat kabar ingat dan baik-baik sabelomnja toelis dan dengarken doeloe apa betoel dan apa tiada; djangan kira boleh sadja toelis apa jang soeka, tetapi batja doeloe itoe Staatsblad dari tahoen 1856 nommer 74.

Saja ada

Toewan poenja hamba:

KETJIL. MEESTER-CORNELIS, 14 April 1869.

BALESAN.

Dengan heiran jang kita djoega sendiri soeda batja itoe soerat di Biang-Lala, sebab di dalam itoe soerat B. BAERAH pake perkataan jang kras dari hal itoe Djaksa jang di Bekasi dan di Mcester-Cornelis.

Barangkali sobat jang batja ini soerat tanja sama kita : Kaloe begitoe apa sebab soeda di kasi masok itoe soerat di dalam B. L.? Kita bilang jang itoe orang tempo dia kirim soeratnja, dia tiada mahoe kirim sama Red. melainken itoe orang dengan diam-diam dan bersimboeni soeda bawa itoe soerat troes ka kantoor tjitak; maka itoe orang jang bakerdja di kantor tjitak adanja soeda fikir jang itoe soerat soeda datang dari Red., lantas di masoekkan sadja di B. L. Dari itoe soeda djadi begitoe roepa, tetapi boekannja dari kita poenja salah; maka itoe djangan ambil bergoesar dari itoe perkara sebab kita poenja kahendak djoega boekannja mahoe bikin hati panas, baik sama orang-orang jang ada perkerdjaan atawa sama jang tiada hamba dari goevernement.

Dari ini waktoe kita harap segala roepa-roepa tjerita atawa soerat-soerat kabar jang maoe di masoken di B. L. misti ada tanda-tangan doeloe dari toewan Red. sendiri. (Red.)



« (Previous News)



Comments are Closed

Translate »
You cannot copy content of this page