Main Menu

Dr. H. Abdulkarim Amroellah.

[Koran Asia Raya 26 Mei 2602]

Soedah dibebaskan oleh Balatentara Dai Nippon.

„Antara” mengabarkan: Seperti oemoem mengetahoei, Dr. H. Abdulkarim Amrullah, Oelama-Besar dari Minangkabau oleh pemerintah-Belanda dalam boelan September 2601 telah diboeang ke kota Soekaboemi. Banjak soal jang berkenaan dengan beliau telah ditoelis.

Dengan bantoeannja Balatentara Dai Nippon, maka pemerintah-Belanda di Indonesia pada permoelaan boelan Maart 2602 dapat diroentoeh-roeboehkan dari kekoeasaannja jang telah 300 tahoen lebih. Dengan roentoehnja pemerintahan-Belanda disini, maka seperti diketahoei pemimpin-pemimpin Indonesia dimerdekakan poela dari boeangan dan pengasingannja dan pada perajaan hari Tentjosetsoe baroe-baroe ini orang pergerakan jang ada dalam tahanan dan pendjara djoega telah dimerdekakan. Demikian poela halnja dengan Dr. H. Abdulkarim Amroellah jang selama ini berdiam dalam pengasingan di Soekaboemi telah dimerdekakan oleh Balatentara Dai Nippon.

Akan pindah-roemah ke Djalan Alhambra Djakarta.

Ada dikandoeng niatan oleh Dr. H. A. K. Amroellah akan berpindah-roemah dari Soekaboemi ke kota Djakarta di Djalan Alhambra No. 19. Kepindahannja ini menambah kota Djakarta dengan seorang Oelama-Islam jang kenamaan. Baginja perpindahan itoe berhoeboeng dengan kesehatan badannja.






Comments are Closed

Translate »
You cannot copy content of this page