Main Menu

Bank Nationaal Indonesia berdiri.

[Koran Pertja Timoer 10 Nopember 1928]

Dalam beberapa boelan jang laloe, kita sama dengar bagaimana rioehnja orang memperbintjangkan atas maksoed t. Dr. Samsi hendak mendirikan Bank National Indonesia, jang telah dioeraikan diwaktoe Congres P.P.P.K.I. jl.

Dimasa itoe ada jang sangat memoedjikan serta menjoekai benar2 atas maksoednja hendak meadirikan Bank National Indonesia dan ada poela mengatakan soesah hendak berdirinja, begitoe djoega pihak jang anti atas pergerakan2 Indonesia jang menoedjoe kepada kemadjoean jang boleh djadi menerangkan djalan hendak mendapati kebaikan bangsa dan Tanah air, seperti pihak sana, tak loepa ia mengeloearkan perkataan tjertjaan dan menjindir2, mengatakan apa jang teringat dan sedap pada fikirannja, dan ada djoega diantaranja jang mengatakan, bahwa Indonesier beloem sanggoep atau bisa hendak mendirikan Bank, seperti jang telah diperboeat oleh bangsa Europa.

Akan tetapi, oleh karena memang Indonesiers ini ada djoega mempoenjai fikiran, dan tahoe djoega jang dia ada satoe manoesia jang sama satoe roepa dengan manoesia bangsa lain2 didoenia ini, dan beserta oesahanja t. Dr. Samsi dan kawan2nja maka maksoednja itoe teroes didjalankannja sehingga sampai pada tanggal 20 October jl. maksoednja itoe telah terboekti, jaitoe Bank National Indonesia ialah diberdirikan dihadapan Notaris disjahkan dengan acte Van oprichting dengan maatschappelijk kapital f 500 000 ,– dan diangkat sebagai Direkteurnja t. R.M.H. Soejono, onderdirecteur t. R.P. Soenarjo Gondhokoesoemo.

Raad van Commissarissen t.t. Dr Soetomo, Dr Soewarno, Mr Dr Soebroto, RL. Soeroso dan Hadji Djakaria Batavia.

Dalam hal ini, aandeel jang ketjil2 poen hendak dikeloearkan djoega, soepaja bagi orang ramai beroleh kesempatan djoega, hendak membelinja. Disini p. boekan hendak meoeraikan maksoed dan faedah Bank itoe, karena sebahagian besar t.t, pembatja telah sama moefaham atas keperloean dan faedahnja sesoeatoe Bank.

Akan tetapi kalau kita maoe fikir lebih dalam atas berdirinja Bank itoe dengan oesaha Indonesier toelen, tentoelah bagi anak Indonesier jang memang ada mempoenjai darah Nationalist, akan berbesar hati dan bersoekoer pada Toehan jang Esa, moga2 pandjang oemoernja, dan selamat perdjalanannja.

Maskipoen beloem sama kita rasa dan lihat faedah dan kebaikan bank itoe, tapi tentoe bagi kita Indonesia jang memang mengilir darah National tetap hendak mengatakan kebesaran hati, terlebih karena mengingat ketjepatannja Bank itoe boleh dikata tiada mengambil tempo bilang tahoen.

Atas oesaha ini ada menoendjoekkan pada mata hati kita bahwa anak Indonesia ini boekan sadja berboeat sesoeatoe maksoed atas perkataan malah teroes dengan pekerdjaan hingga mendapati pada maksoed, dan menjatakan djoega sebagai kekerasan hatinja dan telah mempoenjai kejakinan dan pertjaja pada kekoeatan dan perboeatan sendiri.

Lebih djaoeh, dengan berdirinja bank ini, adalah mendjadi soatoe sendi bagi anak Indonesia hendak memadjoekan sesoeatoe peroesahan jang terbesar seperti peroesahan bangsa Europa jang sama kita pertjermin, disini berkebon mengambil logam, dan l.l.nja karena di Indonesia ini, memang ada banjak dan lapang lagi tanah jang baik diperoesahakan poen barang logam banjak terkandoeng dalamnja.

Boleh berjakin, bila kita telah maoe berkerdja dengan mempergoenakan dan mempertjajai kekoeatan sendiri, ta’ dapat tiada apa jang ditjita-tjita oentoek keperloean bangsa dan tanah air, akan lekas djoega tertjapainja,






Comments are Closed

Translate »
You cannot copy content of this page